Apa yang terjadi di 2025?
Hahaha…
Tahun lalu saya hanya mengisi blog ini sampai bulan Juli!
Rugi banget udah bayar domain dan hosting tapi nggak produktif nulisnya!
Tapi ya udahlah. Kemarin waktu tagihan domain datang, baru kepikiran untuk coba mulai nulis-nulis lagi. Mungkin tentang buku-buku yang saya baca aja deh biar ada bahan. Daripada cuma ocehan nggak jelas kan?
Nah, iya nih, jadi tahun 2025 kemarin adalah tahun dengan buku terbanyak! Saya tidak pernah membaca buku sebanyak itu sebelumnya. Bintang sampai bilang: “Kamu obsessed banget sama baca buku!”
Kalau dipikir-pikir, kayaknya memang iya sih! Tahun lalu saya benar-benar terobsesi dengan buku. Mungkin karena salah satu akun media sosial saya meledak setelah saya membagikan konten tentang buku, dan sejak itu demi konten saya harus membaca buku terus.
Semua buku saya lahap. Bahkan buku fiksi ilmiah sekalipun! Padahal saya tidak pernah suka genre itu sebelumnya.
Pada setiap kesempatan bepergian, saya juga menyambangi toko-toko buku baik toko buku baru maupun toko buku bekas. Agenda ini selalu terselip dalam setiap perjalanan.
Ngomong-ngomong perjalanan, tahun 2025 juga cukup mengejutkan. Awalnya kami hanya merencanakan perjalanan ke satu negara saat ulang tahun. Tapi karena perjalanan itu rupanya membosankan dan sedikit mengecewakan maka secara spontan Bintang membuat perjalanan ke negara lain yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Cerita tentang ini, nanti saja deh. Kalau saya ada mood, saya akan ceritakan secara terpisah.
Tahun 2025 tuh juga tahun yang penuh dengan parfum! Entah kenapa saya dan Bintang mengeksplorasi banyak parfum tahun ini. Awalnya kami membeli parfum-parfum bermerk luar negeri yang biasa tersedia di Metro dan Sogo, tapi kemudian kami beralih ke merk-merk parfum lokal yang memang sedang bersemi di mana-mana. Bisa jadi ini adalah pengganti eksplorasi kain batik yang kami lakukan di tahun-tahun sebelumnya.
Di akhir tahun 2025 juga ada kejutan. Tiba-tiba saja akses saya ke perpustakaan di Amerika sana terbuka lebar. Saya jadi mendapat suplai buku elektronik dan buku audio secara tanpa batas! Ini gila sih! Saya jadi makin keranjingan membaca buku dan belakangan malah kecanduan buku audio karena bisa saya dengarkan sambil melakukan banyak hal lain.
Bagaimana dengan 2026?
Tahun ini ada rencana besar untuk bepergian. Kali ini agak serius karena menyedot begitu banyak uang. Kami benar-benar harus merencakannya dengan baik supaya tidak menyesal. Sampai saat ini, semua hotel sudah kami pesan. Tinggal tiket pesawat yang belum karena tiket pesawat tidak pernah bisa dibatalkan dengan uang kembali 100%, jadi kami benar-benar perlu berhati-hati dalam memutuskan.
Tentang buku, seperti yang saya bilang tadi, saya sedang keranjingan dengan buku audio. Beberapa buku yang berhenti saya baca di buku elektronik berhasil saya selesaikan dengan buku audio. Ini membuat koleksi buku yang saya selesaikan jadi bertambah.




